Curug Lawe Benowo terletak di Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat, Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Disana terdapat dua mata air terjun dalam satu tempat yang bersebelahan, dikenal juga dengan nama curug Lawe Benowo atau curug Lawe Benowo Kalisidi. Curug Lawe sendiri tingginya sekitar 30 meter dan curug Benowo tingginya sekitar 40 meter. Kawasan sekitar air terjun masih terbilang asri karena berada di bawah kendali Perhutani. Hutan di kawasan ini masih dilindungi dan pengunjung dilarang memetik tanaman yang terdapat disana atau merusak pohon. Trek yang harus ditempuh menuju curug cukup menantang, namun tak terlalu ekstrem. Tersedia jalan setapak berupa pinggiran parit, yang bersisian dengan jurang. Lebarnya hanya sekitar 40 cm, sehingga hanya bisa dilalui satu orang saja. Selama menyusuri jalur trekking, Anda akan terhibur oleh pemandangan hutan yang hijau, dan suara dedaunan yang saling bergesekan. Keistimewaan lainnya adalah pengunjung dapat melihat lutung yang muncul setiap pagi sekitar pukul 6 pagi, dan hewan ini akan muncul kembali sekitar pukul 16.30 WIB hingga menjelang matahari terbenam. Pengunjung dapat melihat lutung melintasi Jembatan Romantis, sebuah jembatan yang dibangun khusus di atas jalur air sepanjang 20 hingga 30 meter. Di tempat lain, pengunjung dapat menjumpai berbagai satwa yang sesekali muncul, antara lain rusa, ular, dan kupu-kupu. Di sepanjang jalan menuju air terjun, pengunjung akan disambut dengan perkebunan cengkeh yang luas. Pengunjung juga bisa berhenti sejenak dan mengambil foto selfie. Ada juga beberapa spot foto di kawasan ini, seperti jembatan romantis, akar 0, dan akar cincin. Curug ini memiliki debit air yang tinggi, oleh karena itu, pengunjung dilarang berenang di curug. Namun, pengunjung masih bisa bermain air maupun mencari batu-batuan di tepi curug. Ketika pengunjung sudah lelah bermain air, disana juga sudah disediakan warung yang menyediakan makanan dan minuman. Pengunjung yang ingin menikmati kawasan curug perlu membayar tiket masuk sebesar Rp 8.000 per orang.
Baca juga:Ketep Pass


Februari 01, 2024
Tuti Susilawati

0 Comments:
Posting Komentar