Lereng Kelir ini berada di Dusun Gertas, Desa Brongkol, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang. Dari pusat Kota Semarang, tempat ini bisa ditempuh dengan perjalanan sekitar dua jam. Sesampainya di lokasi parkir, pengunjung harus berjalan kaki dan mendaki selama 1,5 jam melalui Dusun Gertas. Jika sudah berada di puncak lereng, anda akan melihat keindahan alam yang terhampar di sana. Selain itu ada beberapa spot menarik yang memang di buat oleh pengelola. Salah satu spot yang cukup populer adalah menara pandang yang terbuat dari bambu. Sesuai dengan namanya, di menara tersebut nantinya anda bisa melihat keindahan alam dengan lebih puas. Gardu pandang Lereng Kelir dibangun di atas bukit di ketinggian 1300 Mdpl, maka tak heran ketika kita naik di gardu ini kita bisa melihat panorama danau Rawa Pening, Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, Gunung Telomoyo, Gunung Ungaran, Gunung Merbabu dan kota-kota di sekitarnya seperti Ambarawa dan Salatiga. Tidak jauh dari lokasi gardu pandang terdapat camping area dengan luas sekitar 600 meter persegi. Tempat ini di tujukan bagi wisatawan atau pengunjung yang ingin camping atau sekedar ingin menikmati suasana malam hari di area puncak. Namun pengunjung di haruskan untuk membawa semua perbekalan masing-masing. Jika anda menginap dengan berkemah di Lereng Kelir. Pasalnya Sunrise saat pagi cukup membuat siapapun menjadi takjub. Terlebih lagi posisi sunrise berada di tengah wilayah pegunungan. Bahkan tidak sedikit pengunjung yang berbondong-bondong untuk mengambil gambar keindahan sunrise terlebih saat cuaca sedang mendukung. Area swafoto atau selfie pun dibuat oleh para pemuda setempat agar pengunjung dapat mengabadikan kenangannya di tempat itu. Selain itu, adanya warung kopi yang didirikan oleh para pemuda Dusun Gertas, menjadikan pengunjung yang ingin menikmati kopi di atas bukit menjadi sensasi tersendiri. Namanya Hilside Caffe Lereng Kelir. Dusun Gertas juga terkenal dengan buah duriannya yang mepunyai cita rasa khas Durian Brongkol yang sudah terkenal akan kualitas buahnya. Desa wisata Gertas Lereng Kelir juga menawarkan paket wisata antara lain pengolahan kopi. Di tempat itu, pengunjung dikenalkan budidaya tanaman kopi mulai dari tanam, perawatan, sampai panen dan pengolahan menjadi bubuk kopi yang siap di sajikan. Para pengunjung juga dapat menikmati Kuliner khas lereng kelir, salah satunya sego rentung. Kuliner khas desa wisata Gertas Lereng Kelir ini berbahan utama jantung pisang dan daging. Olahan kuliner ini dinamakan sego rentung yang artinya nasi rendang jantung. Selain menu utama, makanan ringan lainnya yang juga khas dari desa wisata Gertas Lereng Kelir antara lain, Likak likuk. Makanan ini terbuat dari singkong yang diolah sedemikian rupa hingga menjadi seperti donat dengan toping lelehan gula aren. Lalu, ada klepon talas, olahan kuliner berbahan utama umbi talas. Ada pula jenang kopi, wingko durian, peyek pete, peyek kelor, stik durian dan masih banyak lagi.
Baca juga:Pantai Maron


Februari 02, 2024
Tuti Susilawati










